Faktor utama yang menjadi kendala dalam dunia perjodohan adalah, adanya
rasa malas, sungkan atau tidak percaya diri ketika harus memulai berkenalan
ataupun mendekati “target” yang diinginkan menjadi pasangan hidup. Umur yang
sudah lewat menjadikan semangat dan kegigihan berjuang untuk “menjajah” telah
jauh berkurang. Yang muncul adalah sifat sabar, arif, bijaksana dan penuh
perhitungan.
Sebuah
deskripsi/gambaran kecil soal strategi dalam pendekatan atau usaha mendapatkan
perhatian seorang pasangan dapat dianalogikan dengan rumus fisika yang sangat
sederhana.
Berkaca pada persamaan usaha :
W=FxS,
dimana W=usaha, F=gaya dan S=jarak.
Berkaca pada persamaan usaha :
W=FxS,
dimana W=usaha, F=gaya dan S=jarak.
==> Usaha yang diperlukan untuk mendapatkan
perhatian seorang pasangan hidup dipengaruhi dengan jarak target dan gaya
tariknya.
Namun ternyata tak hanya sampai disitu saja karena
setelah saya renungkan, ternyata, gaya tarik menarik antara seorang Laki – laki
dan seorang perempuan dapat diibaratkan bagaikan dua buah muatan yang secara
fisika dapat dinyatakan dalam persamaan fisika.
F = K*(Q1*Q2)/R”
dimana F=gaya, K=konstanta, Q=muatan, R=jarak diantara dua muatan
dimana F=gaya, K=konstanta, Q=muatan, R=jarak diantara dua muatan
Gaya tarik menarik ataupun gaya tolak menolak
berbanding lurus dengan kosntanta (lingkungan) dikalikan kedua muatan dan
berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya.
==> Sehingga dapat disimpulkan
bahwa kecocokan, gaya ketertarikan ataupun gaya penolakan suatu muatan akan
dipengaruhi oleh faktor K, besar muatan Q1 dan Q2 serta kuadrat jarak diantara
keduanya.
Sebagai
contoh sederhana.
Ketika jarak antara kedua pasangan sangat jauh dan muatan cinta keduanya tetap, dengan lingkungan yang tidak mendukung (banyak godaan) maka gaya cinta diantara mereka akan mengecil.
Ketika jarak antara kedua pasangan sangat jauh dan muatan cinta keduanya tetap, dengan lingkungan yang tidak mendukung (banyak godaan) maka gaya cinta diantara mereka akan mengecil.
Sebuah
strategi ketika kita ingin mendekati seorang wanita/laki laki agar gaya tarik
menariknya kuat, maka diperlukan lingkungan yang mendukung (K), muatan keduanya
besar dan saling tarik menarik (Q1,Q2) serta jarak yang dekat (R).
Akan wajar saja, ketika kita mendekati wanita/pria dan
ternyata tidak mendapatkan respon seperti yang diinginkan, berarti ada komponen
yang perlu diselaraskan agar dapat sesuai seperti yang kita inginkan.
Disitulah unik dan rumitnya perjuangan mendapatkan
gaya tarik menarik cinta.